Selasa, 30 Desember 2008

Kartika semesta

Semilir bayu mengalir di senja
Tapakkan kakimu menderu mendesah
Adakah wahai bidadariku
Rasa cinta untukku?
Dimalam sang chandra berjalan
Kutunggu dirimu oh dewiku
Menanti saat jumpa denganmu
Di keheningan kesunyian diri
Kirana mu memancar menyebar
Di kegelapan lembah malam
Ku duduk di tepi tebing ini
Menanti fajar menyeruak
Ku ingin bersamamu
Di kelam lembah hati
Berdua berjuan bersama
Menggapai kartika semesta
Tenteram dalam kedamaian hati
Ah…
Mengapa ini terjadi
Setelah sekian lama kunanti
Datangnya sang dewi dari surgawi
Datanglah padaku
Datanglah padaku
Kunanti hingga perbatasan
Datang menjemputku

Kamis, 25 Desember 2008

Semua

Aku tak pernah mengetahuinya
Haruskah kulewati jalan ini?
Bersama kenangan indahku
Yang telah berubah kelabu bahkan kelam
Bahkan aku tak mempercayaiku
Aku tak pernah mengerti tentang perasaanku
Aku memerlukan seseorang
Yang mampu menopangku
Tolonglah…
Pegang erat tanganku…
Ketika semua mimpiku menjadi buyar
Dan semua menjadi ilusi
Pegang erat tanganku…
Bantu aku tuk berdiri

Sabtu, 20 Desember 2008

Untuk selamanya…

Malam sepi tak berbintang
Kududuk di teras rumahku
Memandang menerawang
Gelapnya malam kelam

Manisnya wajahmu…
Membuatku terjaga malam ini
Rinduku menyerang mambuka hati
Tanpa sadar khayalku melintas
Kau disini bersamaku
Ingin kukatakan semuanya
Aku mencintaimu
Dan aku akan tetap menantimu
Dengan keras kepala
Sampai kau jatuh dalam pelukku
Untuk selamanya
Bersama cinta suci
Untuk selamanya

Senin, 15 Desember 2008

Laki-laki Biasa

aku cuman laki-laki biasa
yang berasal dari keluarga biasa
dengan jenjang pendidikan biasa
penampilan sehari-hari seperti layaknya orang biasa
punya pekerjaan biasa saja
dengan gaji yang biasa juga

tapi aku mencintai seorang wanita

wanita yang sangat luar biasa
cantik dan berasal dari keluarga terhormat
pendidikannya pun jauh di atasku
penampilan keren dan berkendaraan roda empat
pekerjaannya hebat dan penghasilannya banyak

tapi maukah dia menerimaku yang hanya orang biasa?

Rabu, 26 November 2008

Seek Not My Heart

Seek Not My Heart

Oh gentle winds 'neath moonlit skies,
Do not you hear my heartfelt cries?
Below the branches, here about,
Do not you sense my fear and doubt?
Side glistening rivers, sparkling streams,
Do not you hear my woeful screams?
Upon the meadows, touched with dew,
Do not you see my hearts a'skew?
Beneath the thousand twinkling stars,
Do not you feel my jagged scars?
It's scattered 'cross the moonlit skies,
Accompanied by heartfelt sighs.
It's drifting o're the gentle rain,
A symbol of my silent pain.
It's buried 'neath the meadow fair,
Conjoined with all the sorrow there.
It's lost among the stars this night,
Too far to ease my quiet fright.
No gentle winds, seek not my heart,
For simply... it has torn apart

oleh : Wiji Purwito
Dibuat tahun 1997
publikasi internet tahun 1999 di:
http://www.poetry.com/dotnet/P4298370/999/1/display.aspx

Kamis, 13 November 2008

proses ini lama...

proses ini lama banget ya...
kadang aku bosan...
kadang aku capek...
kadang aku putus asa...

tapi memang proses ini membawaku ke stage selanjutnya...
menempaku untuk mempersiapkanku...

membuatku kuat untuk menyanggamu...
membuatku lembut untuk kau sandari...
membuatku panas untuk semangatmu...
membuatku dingin untuk menenangkanmu...

dan aku ingin kau berada disampingku untuk melangkah bersama...

Rabu, 15 Oktober 2008

10 alasan untuk tersenyum

1. Senyum itu ibadah

2. Anda terlihat lebih manis

3. Anda bisa mendapatkan senyum lagi.

4. Menunjukan keramahan Anda

5. Bisa mendapatkan teman baru

6. Memberikan kesan yang positif

7. Menjadikan Anda lebih ceria

8. Menjadikan Anda lebih percaya diri

9. Meringankan beban Anda

10.Mengaktifkan senyawa kimia yang membuat Anda lebih sehat.


[dari milist]